Sebuah Catatan Perjalanan Tentang

  • Karena “Riweuh” itu Relatif

    Insight untuk menulis tema ini cukup lama, tapi baru sempat diteruskan karena banyak hal, dan selalu teringat lagi kalau muncul penyakit langganan ibu-ibu : “riweuh” dengan segala urusan domestik rumah tangga, yang nampak gak ada ujungnya, hihi. Mulai dari urusan…

    Baca Selengkapnya
  • Its not Just a Play, There Are Skills for Life

    Semakin saya mendalami tentang makna bermain, semakin saya memahami bahwa bermain itu sebuah proses yang sangat menyenangkan dan alamiah dan menginspirasi saya membuat tulisan ini. Mengutip sebuah quote : Because is not just play, there are skills for life Bermain…

    Baca Selengkapnya
  • Ramadhan Bagi Para Ibu : Lain Dulu – Lain Sekarang

    Ketika rakaat demi rakat shalat tarawih menjadi sebuah perjuangan penuh drama…dari mulai suara tangisan si kecil minta digendong sampai gelak tawa gembira si kaka yang menganggap kita sebagai kuda odong-odong yang bisa dinaiki. Tidak lama, saya pun melihat gambar para…

    Baca Selengkapnya
  • Catatan Kecil Mengenai LGBT

    (dalam sudut pandang psikolog dan psikiater) >sharing resume bahasan LGBT dr perspektif psikologi&psikiatri) -dr.Fidiansyah (psikiater) dalam WHO&kajian psikiatri,definisi sehat harus ditinjau dr byk perspektif,disebut “sakit” jika terjadi disfungsi dari satu atau lbh aspek2 : fisik,psikologi,sosial emosi, budaya dan jg spiritual…

    Baca Selengkapnya
  • Romantis itu “Sederhana”

    Romantis,sebuah kata yang katanya menyimpan makana.Sebuah kebutuhan dalam rumah tangga yang bisa membuat hubungan menjadi lebih hangat dan menumbuhkan perasaan diterima satu sama lain. Bahkan lebih lanjutnya,bisa jadi sebuah ekspresi cinta. Kata ini sederhana buat perempuan,tapi tidak untuk kebanyakan laki-laki.…

    Baca Selengkapnya
  • Kedewasaan dan Pengendalian Emosi

    sepekan ini saya terngiang-ngiang nasehat teh Yukie Agustia Kusmala 7 thn lalu saat kami sdg sama2 stage di RSMM Bogor tntg apa itu ciri dewasa.Saat itu usia saya 23 tahun, tentunya masih unyu2 sbg newcomer di gerbang masa dewasa dini. beliau hanya…

    Baca Selengkapnya
  • Ketika Setia Membutuhkan 1001 Alasan

    (ketahanan keluarga ) “ketika setia pun membutuhkan 1001 alasan…” kalimat itu terngiang-ngiang di telinga saya 1 pekan terakhir ini dan pd akhirnya mengantar saya membuat tulisan ini. Sore itu, di hadapan saya duduk seorang wanita cantik. Wajahnya tertunduk ketika harus…

    Baca Selengkapnya
  • Karena Laki-laki itu Perlu Teman Belajar

    (ketahanan keluarga dan kematangan peran Ayah) Tulisan ini begitu spontan tertuang setelah saya membuka foto2 lama. Saya jadi menyimak kembali perjalanan metamorfosa peran seorang laki-laki menjadi suami dan Ayah dari kedua anak saya. Tidak banyak tulisan/penghargaan yang mengulas tentang sosok…

    Baca Selengkapnya
  • Karena Cinta Tak Hanya Sekedar Bersama

    (maturity dan kematangan peran – part 1) kembali menulis lagi setelah lebih dari 1 bulan bersemedi untuk memantapkan perjalanan selanjutnya di kuala lumpur. Dan, dgn izinNya keputusan ini saya ambil. Tulisan ini adalah refleksi dari berbagai nasehat pernikahan dari orang2…

    Baca Selengkapnya
  • “Seni Berbagi Peran : bersama saling menjaga”

    (karena cinta tak sekedar bersama bagian #2) Bismillah. Saya menarik nafas berkali kali melanjutkan topik dengan tema kedua ini. Berat karena yang menulis pun masih sama belajarnya,dan karena proses memahami pasangan adalah proses belajar panjang. Betul ya? ada kalanya pasangan…

    Baca Selengkapnya
  • Bermula dari sebuah kata bernama Cinta

    (serial karir seorang ibu 0-6 tahun : Menumbuhkan fitrah keimanan bagian 1)   ….suatu malam di masjid diantara jeda shalat tarawih, sebuah pemandangan mengejutkan saya. Dari jarak jauh saya melihat seorang makcik bertubuh besar menjewer kuping anak saya sambil terlihat…

    Baca Selengkapnya